Tak hanya pantai Tanjung Pasir atau Tanjung Kait, Kabupaten Tangerang bagian utara juga memiliki pantai Mangrove yang bisa menjadi pilihan untuk melepas penat. Pantai ini terletak di Desa Muara, Kecamatan Teluknaga, Kabupateng Tangerang.
Pantai Mangrove menyuguhkan view yang berbeda dengan pantai-pantai lainnya. Sebelum memasuki pantai, kita akan melewati hutan mangrove yang memberikan kesan teduh nan nyaman. Tak sedikit pengunjung yang duduk-duduk mengayunkan kaki diatas jalan setapak yang terbuat dari bale bambu.
Setelah menyusuri hutan mangrove yang membuat hati tenang, kita akan melewati jembatan yang terbuat dari bambu untuk melewati sungai yang bermuara ke laut. Ya, seperti nama desanya, disini kita bisa melihat aliran sungai yang bermuara ke lautan. Melihat arus air sungai yang beradu dengan ombak laut.
Ketika sudah menyeberangi sungai, kita akan disambut hamparan pantai yang indah dan asri. Berbeda dengan pantai lain seperti Tanjung Pasir, di pantai Mangrove masih terkesan asri, tak banyak pedangang, penyewaan ban dan pelampung, dan lainnya yang biasanya membuat riuh.
Pantai Mangrove seperti pantai tersembunyi yang belum sepenuhnya terjamah manusia, namun itulah yang membuatnya menarik. Ketika berjalan menuju pantai, kita seperti berpetualang menuju tempat tersembunyi dan ketika sampai, keindahannya seperti menghipnotis untuk berlama-lama disana.
“suasananya teduh, nyaman gitu, apalagi kalo weekdays itu sepi jadi lebih asik mantainya, terus juga fasilitasnya makin kesini makin bagus jadi mau balik lagi kesini,” ujar Yunianoer Azizah saat diwawancarai mengenai pantai Mangrove.
Tiket masuk berkisar Rp 10.000,-/orang untuk weekdays dan Rp 15.000,-/orang untuk weekend dan hari libur, untuk kendaraan berkisar Rp 10.000,- untuk mobil saat weekdays dan Rp 15.000,- saat weekend dan hari libur, untuk motor dengan harga Rp 5.000,- untuk weekdays dan Rp 10.000,- untuk weekend dan hari libur.